Pimpinan Cabang (PC) Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Bandung Barat (KBB) bersama Pimpinan Anak Cabang (PAC) Fatayat NU Batujajar menggelar syahriyahan sekaligus memperingati Hari Anak Nasional dengan memberikan santunan kepada anak yatim.
Kegiatan yang berlangsung pada Ahad (26/7/2026) tersebut bertempat di RA Nurul Huda, Kampung Cibogo RT 04/12, Desa Pangauban, Kecamatan Batujajar, Kabupaten Bandung Barat. Sekitar 250 sahabat Fatayat NU dari berbagai PAC se-Kabupaten Bandung Barat turut hadir dalam kegiatan yang berlangsung penuh keakraban dan kekeluargaan tersebut.
Sejumlah tokoh Nahdlatul Ulama dan unsur pemerintahan turut menghadiri kegiatan tersebut. Di antaranya Ketua PCNU KBB, Ketua LAZISNU KBB, Ketua PC Fatayat NU KBB, perwakilan Camat Batujajar melalui Kasi Tantrib, Ketua PAC Muslimat NU Batujajar, Rois Syuriah MWCNU Batujajar, Wakil Ketua Tanfidziyah MWCNU Batujajar, Kepala Desa Pangauban, Ketua Ranting Muslimat NU Pangauban, serta Ketua Istighosah Bani Thoha.
Syahriyahan menjadi bagian dari ikhtiar Fatayat NU dalam merawat tradisi keagamaan sekaligus memperkuat silaturahmi dan konsolidasi kader. Pertemuan rutin tersebut menjadi ruang bagi para sahabat Fatayat untuk bertemu, berbagi pengalaman, memperkuat ukhuwah, dan bersama-sama meneguhkan semangat khidmah kepada jam'iyah dan masyarakat.
Peringatan Hari Anak Nasional dalam kegiatan tersebut diwujudkan melalui pemberian santunan kepada anak yatim. Kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian sosial sekaligus upaya menanamkan semangat berbagi di kalangan kader Fatayat NU.
Bagi Fatayat NU, kepedulian terhadap anak merupakan bagian penting dari gerakan sosial kemasyarakatan. Anak-anak tidak hanya membutuhkan pemenuhan kebutuhan material, tetapi juga perhatian, kasih sayang, pendampingan, serta lingkungan yang mendukung tumbuh kembang mereka.
Momentum tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa khidmah organisasi tidak berhenti pada kegiatan internal, tetapi perlu diterjemahkan dalam aksi nyata yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Antusiasme sekitar 250 sahabat Fatayat NU dari berbagai PAC se-Kabupaten Bandung Barat menunjukkan kuatnya semangat kebersamaan di tubuh Fatayat NU KBB.
Kehadiran kader dari berbagai wilayah menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi dan koordinasi antar-PAC. Selain mempererat ukhuwah, pertemuan tersebut juga menjadi ruang untuk menumbuhkan semangat kader agar terus aktif mengambil peran dalam berbagai bidang kehidupan masyarakat.
Melalui syahriyahan, Fatayat NU KBB berupaya menjaga keseimbangan antara merawat tradisi, memperkuat organisasi, dan menghadirkan kemanfaatan sosial.
Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama. Para sahabat Fatayat berharap silaturahmi dan khidmah yang terus dirawat dapat membawa keberkahan bagi kader, masyarakat, serta jam'iyah Nahdlatul Ulama.
Kontributor: Tim Litbang PC Fatayat NU KBB (penulis)
